Desa Karangtalun berada di Kecamatan Kalidawir Kabupaten Tulungagung Propinsi Jawa Timur dengan jumlah penduduk 6.205 jiwa dengan 1.982 Kepala Keluarga 1.580 diantaraya adalah keluarga petani.
Terletak 17 km sebelah selatan dari Kabupaten Tulungagung, dengan ketinggian 175 m dari permukaan laut. Sebuah keistimewaan tersendiri bagi Desa Karangtalun karena Ibu Kota Kecamatan Kalidawir terletak di desa Karangtalun.
Dari sudut pandang pertanian karangtalun mempunyai potensi tinggi di bidang pertanian, tanah yang subur, dan mempunyai topografi yang berbeda, membuat karangtalun mampu menyediakan hasil pangan yang kontinyu. Disebelah selatan desa karangtalun merupakan pegunungan yang menggunakan pengairan tadah hujan sehingga dimusim penghujan masyarakat petani di pegunungan menanam jagung, sedangkan dimusim kemarau petani akan menanam ubi kayu. Sebaliknya untuk lahan yang berada di dataran bawah (rata) lebih menggunakan pengairan teknis dari saluran irigasi skunder LODOAGUNG (Irrigasi dari bedungan gerak LODOYO yang dialirkan sampai ke TULUNGAGUNG) untuk megairi lahan pertanian seluas 189 ha dan semi teknis 50 ha sehingga petani akan menanam padi selama 2 kali dalam setahun, walaupun sebenarnya petani bisa mengusahakan tanaman padi 3 kali setahun, namun petani lebih memilih untuk merotasi tanaman dengan menanam jagung di musim kemarau. Namun demikian masyarakat juga ada yang mengusahakan tanaman hortikultura seperti melon, semangka, cabai merah, tomat walaupun dalam jumlah yang sedikit dibandingkan dengan petani yang menanam tanaman pangan. Saluran pengairanpun sudah tertata rapi di Desa Karangtalun yang telah mempunyai 1 saluran skunder, 3 saluran tertier dan 4 saluran kwater dimana dalam penggunaanya petani bergabug dalam HIPPA (Himpunan Petani Pemakai Air) yang telah terbentuk cukup lama. Kelemahan-kelemahan dibidang pertanian diantaranya masih lemahnya kelompok tani yang telah ada, serta rendahnya pengertian petani dengan teknologi baru. Sebenarnya Pemerintah Desa Karangtalun yang dipimpin Bapak Drs. Imam Agus Wijayanto MSi telah berupaya melakukan penguatan Kelompok Tani dengan berkoordinasi dengan BPP (Badan Penyuluh Pertanian) Kecamatan Kalidawir ataupun melalui Proyek FMA/FEATI (Farmer Managed Extension Activity/Farmer Empowerment Through Agricultural Tecnology and Information) yang menangani penyuluhan mandiri melalui berbagai pelatihan berdasarkan potensi lokal—spesifik lokal—, sekaligus PUAP (pengembangan Usaha Agribisnis Perdesaan) sebagai wahana permodalan pertanian, yang didanai oleh Word Bank, namun hasilnya hanya sedikit terjadinya perubahan, namun walaupun sedikit perubahan-perubahan terus berjalan. Dan pemerintah Desa Karagtalun, BPP, FMA/FEATI, ataupunPUAP tidak patah semangat untuk memberi dorogan dan terobosan bagi masyarakat petani Desa Karangtalun sehingga di penghujung tahun 2009 telah terbentuk kelompok ternak baru sebagi wujud dari perubahan yang sedikit itu. Pemerintah Desa Karangtalun sadar bahwa penguatan Kelompok Tani merupakan pondasi perekonomian desa sebagian besar berpencaharian sebagai petani.
Sebuah pertanyaan, dengan potensi pertanian yang cukup tinggi, dengan masyarakat yang alergi mengdopsi teknologi, dengan kelompok tani yag setengah jadi, petani desa karangtalun sudah mampu mandiri, apalagi kalau sudah tertata rapi….*?8#@*^


aku nanam pohon pisang di sini e… kena musim dingin mati.gmn ya biar .. bertahannn…
Haaa…. Akhirnya datang juga….
Wellcome, Bigg Boss!
Nanem pisang di London emang sulit!, biar bisa bertahan bawa aja ke Indonesia, dijamin gampang coy…
teman lama ndak jumpa, salam sukses maju teruss… tonggo dewe
Haha… salam sukses juga bwt kamu….
Tapi ngomong2 ni hafit44 sp yaa…?, kok tonggo dw hihi…mosok kr tonggo ak ngga kenal…
Jadi pengen ke sana.apa kabar ni bang.kok belum buat postingan terbaru,lagi sibuk ya?
Sorry nich… belum bisa posting yang baru, lagi alergi sama tuts keyboard komputer, saat ini kaya’nya otakku ngga bisa diajak untuk berfikir produktif, hari ini lagi bego berat nich…..
)
(emang baru ngerasa kalau bego ya…. hehehe..
Makasih atas kepedulian anda di dunia pertanian, mari kita angkat dunia pertanian dari bumi kita tercinta
hidup para petani maju terus tingkatkan hasilmu….gan kok ndk posting lg…kapan tu artikel2 menarik dr dunia persilatan…eit salah pertanian aku tunggu….